Showing posts with label Basic. Show all posts
Showing posts with label Basic. Show all posts

Monday, August 1, 2011

Apa Sih Root Itu ?

Bagi para newbie android mungkin bingung setelah mendengar kata-kata 'root'. Nah, dengan maksud inilah saya akan membahas mengenai 'root'. Root yang saya bahas ini adalah root untuk android, bukan untuk yang lain. Oke, langsung saja ke pokok pembahasan

Pengertian

Root adalah suatu system account yang memiliki kekuasaan absolut untuk mengakses dan mengeksekusi semua file, command, system, dalam sistem operasi berbasis linux. Intinya, root ini punya akses tak terbatas yang bisa mengubah, menghapus, menambah, bahkan merusak semua yang ada didalam sistem hape kita. Nge-root artinya nge-hack sistem Handphone supaya kita (user) punya akses ke account root tersebut,jadi kitalah yang punya kekuasaan.

Kelebihan Root :


1. Akses yang tak terbatas terhadap system Android
Setelah ponsel android anda sudah di-root, maka anda dapat memasuki sistem android. Sehingga anda dapat melakukan kustomisasi pada ponsel android anda. Jadi anda dapat akses untuk membuka sistem android

2. Instalasi aplikasi di SD Card
Untuk meng-install aplikasi di SD Card, user harus memiliki akses root terlebih dahulu.

3. Instalasi aplikasi yang membutuhkan akses root
Tidak semua aplikasi di Android Market dapat dinikmati secara cuma-cuma maksudnya ada beberapa aplikasi di Android Market yang mengharuskan kita untuk melakukan rooting terlebih dahulu.

4. Uninstall aplikasi bawaan vendor
Aplikasi bawaan vendor tidak dapat dihapus secara normal, harus menggunakan akses root terlebih dahulu untuk menghapusnya.

5. Backup App+System
Dengan akses root kita dapat mem-backup aplikasi dan sistem sesuka kita untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan

6. Dapat menginstall Custom ROM
Custom ROM adalah sistem operasi Android kustom (alternatif) atau bukan buatan vendor ponsel. Custom ROM dikembangkan oleh komunitas penggemar sistem operasi Android. Tetapi, setelah anda melakukan root terhadap android, bukan berarti bahwa anda dapat langsung menginstall Custom ROM. Terdapat cara-cara untuk menginstall Custom ROM. Setiap ponsel memiliki cara-cara yang berbeda untuk melakukan instalasi Custom ROM

7. Akses terhadap file-file system android
File-file yang berada di sistem android tidak akan  bisa diakses bila user tidak menggunakan akses root terlebih dahulu.

8. Overclock processor
Dengan menggunakan akses root kita dapat meningkatkan performa ponsel android dengan cara Overclock Processo. Dengan melakukan overclock, secara keseluruhan performa ponsel android akan meningkat tetapi daya baterai anda akan cepat terkuras.

Kekurangan Root :
1. Dapat menghilangkan garansi
Garansi akan hilang bila ponsel kita telah di root karena kita telah dianggap merubah sistem bawaan yang telah disediakan vendor. Jadi, kalau kita membawa ponsel android dalam keadaan root ke Sevice Center, tidak akan diterima. Kita harus melakukan proses Unroot terlebih dahulu untuk mendapatkan garansi kembali. Selain unroot, kita dapat mengklaim garansi dengan cara Factory Reset, jadi ponsel anda akan kembali ke settingan pabrikan.

2. Masalah Keamanan
Hal ini adalah hal yang memicu kontroversi. Dengan akses root, virus maupum malware akan dapat masuk ke sistem android untuk merusak maupun mencuri data pengguna. Tetapi, bila sang pembuat virus ini memang benar-benar berniat jahat, tanpa akses root pun virus akan dapat masuk ke sistem aplikasi secara mudah

3. Dapat Merusak Sistem
Dengan akses root, kita dapat mengedit apa yang ada di dalam sistem android, tetapi bila sembarangan meng-edit akan dapat membuat kerusakan sistem. Kerusakan sistem tersebut dapat berupa :
a. Tidak stabilnya performa ponsel
b. Tidak berfungsinya hardware secara maksimal (bila meng-edit/menghapus file sistem secara sembarangan)
c. Yang paling parah ponsel akan mengalami 'Brick'. Bila ponsel terkena brick, ponsel tidak akan dapat menyala

Kesimpulan
Root android secara garis besar memberikan efek yang positif yaitu mendapatkan akses ke sistem android, tetapi bila tidak digunakan secara hati-hati ponsel akan kehilangan stabilitasnya, ponsel akan rusak secara firmware. Jadi bila anda sudah merasa cukup puas dengan kemampuan dan fasilitas yang ada diponsel sebaiknyakita tidak perlu melakukan root.


Sekian dulu info dari saya :D

Link terkait :

Cara root android mudah
List aplikasi-aplikasi yang membutuhkan akses ROOT

Tuesday, May 10, 2011

Kelebihan & Kelemahan Android



Boomingnya sistem operasi Android mulai menjalar ke pasaran Indonesia. Di Indonesia cukup banyak handphone yang berbasis android mulai dari brand yang terkenal hingga brand lokal. Android digadang-gadang dapat mengalahkan Blackberry di pasaran Indonesia. Layak-kah Android mengganti posisi Blackberry di Indonesia ? Nih ada review mengenai Android ditinjau dari keunggulan dan kekurangannnya.


Pertama kita membicarakan yang baik dahulu

Keunggulan

1. Open Source
Android merupakan sistem operasi open source. Jadi para user dapat memodifikasi sistem dengan mudah karena android adalah sistem open source. Open Source menjadi daya tarik bagi para developer. Karena dengan adanya open source pembuatan aplikasi jadi lebih mudah.
2. Dukugan Penuh Google
Google telah mendukung penuh dengan aplikasi-aplikasi andalan google seperti Gmail, Google Earth, Google Voice dll. Jadi Android dapat berintregasi dengan aplikasi-aplikasi itu.
3. Banyak Aplikasi
Android telah menyediakan tempat khusus untuk mendownload aplikasi. Tempat itu adalah Android Market. Di dalam androit market terdapat jutaan aplikasi baik yang berbayar maupun yang gratis. Jadi para user dapat memilih dan mendownload aplikasi langsung.
4. Capacitive Touch Screen
Teknologi layar sentuh pada android menggunakan teknologi kapasitif. jadi user tidak memerlukan stylus untuk memerintahkan. Cukup dengan sentuhan jari saja. User juga dapat menggunakan dua jari atau lebih pada beberapa aplikasi yang mendukung.
5.Aman dari Virus
Android dapat dikatakan aman dari virus karena berbasis Linux (kernel 2.6). Tetapi aman dari virus disini bukan berarti tidak akan dapat terserang virus. Android bisa terkena virus namun kemungkinannya kecil.
6. Stabil
Android dikatakan stabil karena Android tidak mudah hang. Android tidak memerlukan waktu lama untuk loading setelah handphone dimatikan. jadi handphone langsung dapat digunakan setelah dinyalakan.

Kekurangan
Di dunia ini tiada yang sempurna kecuali Tuhan Yang Maha Esa. Jadi android juga memiliki kekurangan karena android bukanlah Tuhan. Kekurangan Android adalah :
1. Harus Terkoneksi Internet
Android harus terkoneksi ke internet untuk mendapatkan fasilitas yang maksimal. Jika android tidak terkoneksi dengan internet maka android tidak jauh beda dengan hanphone-handphone lainnya. Karena Android dapat berintegrasi langsung dengan internet seperti facebook,gmail, twitter dll.
2. Membingungkan
Bagi user newbie android dapat membuat user bingung. Karena android berbeda dengan sistem-sistem lainnya. Tetapi bagi kalangan yang advanced, android bisa berubah menjadi luar biasa.
3. Kurang nyaman untuk telepon
Karena android menggunakan capasitive touchscreen, android tidak dapat berinteraksi saat kita menggunakan sarung tangan. Jadi jika ada telefon mendadak saat user sedang mengemudi maka user harus mencopot sarung tanganya terlebih dahulu. Tidak hanya itu, saat user menelpon. User yang ceroboh kerap melakukan kesalahan karena menyentuh tombol Call End.
4. Boros daya
Android dapat dikatakan boros baterai jika user tidak pintar-pintar mengelolah daya.Kebanyakan user pemula belum bisa mengatur daya. Jadi kesan pertama yang muncul adalah android boros baterai.

Jadi, layakkah android mengalahkan Blackberry ? silahkan tinggalkan komentar

Apa itu Android ?

Sebelum kita berkecimpung ke dalam dunia robot hijau atau android sebaiknya kita mengetahui apa sih android itu? Baiklah langsung saja ke persoalan kita.

Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Android menyediakan platform terbuka bagi para pengembang buat menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh bermacam peranti bergerak. Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia.


Pada saat perilisan perdana Android, 5 November 2007, Android bersama Open Handset Alliance menyatakan mendukung pengembangan standar terbuka pada perangkat seluler. Di lain pihak, Google merilis kode–kode Android di bawah lisensi Apache, sebuah lisensi perangkat lunak dan standar terbuka perangkat seluler.


Di dunia ini terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS) dan kedua adalah yang benar–benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD).


Android memiliki berbagai keunggulan sebagai software yang memakai basis kode komputer yang bisa didistribusikan secara terbuka (open source) sehingga pengguna bisa membuat aplikasi baru di dalamnya. Android memiliki aplikasi native Google yang terintegrasi seperti pushmail Gmail, Google Maps, dan Google Calendar. Open Source menjadikan Android sebagai daya tarik tersendiri terutama para developer.



Sejarah

Kerjasama dengan Android Inc.


Pada Juli 2000, Google bekerjasama dengan Android Inc., perusahaan yang berada di Palo Alto, California Amerika Serikat. Para pendiri Android Inc. bekerja pada Google, di antaranya Andy Rubin, Rich Miner, Nick Sears, dan Chris White. Saat itu banyak yang menganggap fungsi Android Inc. hanyalah sebagai perangkat lunak pada telepon seluler. Sejak saat itu muncul rumor bahwa Google hendak memasuki pasar telepon seluler. Di perusahaan Google, tim yang dipimpin Rubin bertugas mengembangkan program perangkat seluler yang didukung oleh kernel Linux. Hal ini menunjukkan indikasi bahwa Google sedang bersiap menghadapi persaingan dalam pasar telepon seluler. versi android terbaru yaitu versi 3.0. Android juga sudah bergabung dengan beberapa smart mobile seperti Sony Ericsson, dan lainnya.

2007-2008: Produk awal


Sekitar September 2007 sebuah studi melaporkan bahwa Google mengajukan hak paten aplikasi telepon seluler (akhirnya Google mengenalkan Nexus One, salah satu jenis telepon pintar GSM yang menggunakan Android pada sistem operasinya. Telepon seluler ini diproduksi oleh HTC Corporation dan tersedia di pasaran pada 5 Januari 2010).


Pada 9 Desember 2008, diumumkan anggota baru yang bergabung dalam program kerja Android ARM Holdings, Atheros Communications, diproduksi oleh Asustek Computer Inc, Garmin Ltd, Softbank, Sony Ericsson, Toshiba Corp, dan Vodafone Group Plc. Seiring pembentukan Open Handset Alliance, OHA mengumumkan produk perdana mereka, Android, perangkat bergerak (mobile) yang merupakan modifikasi kernel Linux 2.6. Sejak Android dirilis telah dilakukan berbagai pembaruan berupa perbaikan bug dan penambahan fitur baru.


Telepon pertama yang memakai sistem operasi Android adalah HTC Dream, yang dirilis pada 22 Oktober 2008. Pada penghujung tahun 2009 diperkirakan di dunia ini paling sedikit terdapat 18 jenis telepon seluler yang menggunakan Android.


Android versi 1.1


Pada 9 Maret 2009, Google merilis Android versi 1.1. Android versi ini dilengkapi dengan pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, voice search (pencarian suara), pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan email.

Android versi 1.5 (Cupcake)


Pada pertengahan Mei 2009, Google kembali merilis telepon seluler dengan menggunakan Android dan SDK (Software Development Kit) dengan versi 1.5 (Cupcake). Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam seluler versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon, dukungan Bluetooth A2DP, kemampuan terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem.

Android versi 1.6 (Donut)


Donut (versi 1.6) dirilis pada September dengan menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus; kamera, camcorder dan galeri yang dintegrasikan; CDMA / EVDO, 802.1x, VPN, Gestures, dan Text-to-speech engine; kemampuan dial kontak; teknologi text to change speech (tidak tersedia pada semua ponsel; pengadaan resolusi VWGA.

Android versi 2.0/2.1 (Eclair)


Pada 3 Desember 2009 kembali diluncurkan ponsel Android dengan versi 2.0/2.1 (Eclair), perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1.




Untuk bergerak cepat dalam persaingan perangkat generasi berikut, Google melakukan investasi dengan mengadakan kompetisi aplikasi mobile terbaik (killer apps - aplikasi unggulan). Kompetisi ini berhadiah $25,000 bagi setiap pengembang aplikasi terpilih. Kompetisi diadakan selama dua tahap yang tiap tahapnya dipilih 50 aplikasi terbaik.




Dengan semakin berkembangnya dan semakin bertambahnya jumlah handset Android, semakin banyak pihak ketiga yang berminat untuk menyalurkan aplikasi mereka kepada sistem operasi Android. Aplikasi terkenal yang diubah ke dalam sistem operasi Android adalah Shazam, Backgrounds, dan WeatherBug. Sistem operasi Android dalam situs Internet juga dianggap penting untuk menciptakan aplikasi Android asli, contohnya oleh MySpace dan Facebook.


Sistem ini juga mendukung live wallpaper atau wallpaper nyata. Live wallpaper adalah wallpaper yang dapat bergerak baik otomatis maupun perintah sang user.

Android versi 2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt)


Pada 20 Mei 2010, Android versi 2.2 (Froyo) diluncurkan. Perubahan-perubahan umumnya terhadap versi-versi sebelumnya antara lain dukungan Adobe Flash 10.1, kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali lebih cepat, intergrasi V8 JavaScript engine yang dipakai Google Chrome yang mempercepat kemampuan rendering pada browser, pemasangan aplikasi dalam SD Card, kemampuan WiFi Hotspot portabel, dan kemampuan auto update dalam aplikasi Android Market.


Android versi 2.3 (Gingerbread)



Pada 6 Desember 2010, Android versi 2.3 (Gingerbread) diluncurkan. Perubahan-perubahan umum yang didapat dari Android versi ini antara lain peningkatan kemampuan permainan (gaming), peningkatan fungsi copy paste, layar antar muka (User Interface) didesain ulang, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audio baru (reverb, equalization, headphone virtualization, dan bass boost), dukungan kemampuan Near Field Communication (NFC), dan dukungan jumlah kamera yang lebih dari satu.


Android versi 3.0 (Honeycomb)





Android Honeycomb dirancang khusus untuk tablet. Android versi ini mendukung ukuran layar yang lebih besar. User Interface pada Honeycomb juga berbeda karena sudah didesain untuk tablet. Honeycomb juga mendukung multi prosesor dan juga akselerasi perangkat keras (hardware) untuk grafis. Tablet pertama yang dibuat dengan menjalankan Honeycomb adalah Motorola Xoom. Perangkat tablet dengan platform Android 3.0 akan segera hadir di Indonesia. Perangkat tersebut bernama Eee Pad Transformer produksi dari Asus. Rencana masuk pasar Indonesia pada Mei 2011.












Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | coupon codes