ZENONIA 3: The Midgard Story, Dynamic Action RPG.
The ZENONIA series gets revamped and up-scaled for an epic third generation, providing even greater enjoyment than the previous two ZENONIA's combined!
Many new features included!
Samsung Galaxy S II
Setelah mendapatkan kesuksesan di dunia android, galaxy s mulai berpikir tentang pensiun. Dan Samsung telah membuat sang suksesor. Suksesor itu tidak lain adalah Samsung Galaxy S II. Galaxy S akan berjuang untuk mendapatkan prestasi yang gemilang untuk menggantikan sang veteran. Mampukah Galaxy S II membuat samsung merebut posisi terbaik?
Angry Birds Rio
The most exciting of avian adventures continues!
What happens when everybody’s favourite fierce fowl get caged and shipped to Rio? They get very angry!
Kelebihan dan Kelemahan Android
Boomingnya sistem operasi Android mulai menjalar ke pasaran Indonesia. Di Indonesia cukup banyak handphone yang berbasis android mulai dari brand yang terkenal hingga brand lokal. Android digadang-gadang dapat mengalahkan Blackberry di pasaran Indonesia. Layak-kah Android mengganti posisi Blackberry di Indonesia ?
PowerAMP Full
Powerful Music Player for Android.PowerAMP is a powerful music player for Android.PowerAMP can play mp3, mp4/m4a (including alac), ogg, wma*, flac, wav, ape, wv, tta (* some wma pro files may require NEON support) and many features.
Kali ini Android Hut, mereview tentang ponsel baru garapan Sony Ericsson. Ponsel yang kami maksud adalah Xperia Active. Ponsel ini adalah salah satu langkah kemajuan, karena ponsel ini diklaim tahan air. Tidak hanya tahan air saja, ponsel ini juga mampu mendeteksi sentuhan meskipun layarnya berdebu atau basah. Jadi, saat cuaca hujan, anda bisa menggunakan ponsel ini tanpa adanya gangguan. Untuk meyakinkan anda bahwa ponsel ini tahan air, ponsel ini telah mendapatkan sertifikat IP67. Kalau anda masih tidak percaya anda boleh melihat video di bawah artikel ini.
Kalau mengenai desain dan specs gimana? langsung saja lihat ulasan berikut ini . . ..
Desain
Dari segi desain ponsel ini terlihat unik, tidak seperti ponsel ponsel lainnya yang mayoritas berbentuk kotak, ponsel ini memiliki lubang gantung di pojok kanan. Untuk masalah ukuran, ponsel ini terbilang "mini" dengan ukuran 92 x 55 x 16.5 mm dengan tebal 110.8 gram. Karena ukurannya yang mini, beberapa orang akan mengalami kesulitan dalam hal pengetikan.
Layar
Xperia Active memiliki layar Capacitive Touchscreen yang dapat menampilkan 16 juta warna. Ponsel ini memiliki resolusi layar sebesar 320x480, 3 inches HVGA. Ponsel ini memiliki fitur multi touch, jadi bisa melakukan pinch-zoom. Ponsel ini menggunakan fitur andalan Sony yaitu Bravia Engine yang membuat tampilan ponsel ini jadi lebih tajam. Xperia Active juga dilengkapi dengan TimeScape UI.
Performa
Performa Xperia Active cukup mumpuni. Dilengkapi dengan 1GHz Snapdragon processor dan RAM sebesar 512 MB. Xperia Active menggunakan Android Gingerbread 2.3 sebagai OS. Ponsel ini dapat menampung data hingga 1 GB (memory internal) dan dapat membaca micro SD hingga 32GB (2GB included). Melihat spesifikasinya, ponsel ini tampaknya mampu digunakan untuk apa saja.
Multimedia
Banyak fitur-fitur media yang terdapat pada ponsel ini. Dalam hal fotografi, ponsel ini dilengkapi dengan 5MP kamera dengan flash. Xperia acive memiliki fitur autofocus, touchfocus, geo-tagging, image stabilization, pendeteksi senyuman dan pendeteksi wajah. Sayangnya, ponsel ini tidak memiliki kamera depan sehingga tidak dapat melakukan video calling.
Dalam hal musik, ponsel ini dilengkapi dengan fitur andalan Sony yaitu xLoud, dengan xLoud kita dapat memaksimalkan kinerja speaker. Fitur lain dari Sony adalah TrackID dan PlayNow. Dengan TrackID kita dapat mencari lagu dengan rekaman musiknya, sedangkan PlayNow adalah tempat khusus yang disediakan Sony untuk download musik dan games. Xperia Active juga dilengkapi dengan radio.
Sony Ericsson banyak menyediakan aplikasi-aplikasi kesehatan di Xperia Active, contohnya saja HealthMate(penghitung kalori), Walkmate(penghitung langkah) dan iMapFitness (pengontrol kebugaran)
Kelbihan lain dari Xperia Active adalah Xperia Active mendukung Adobe Flash Player
Kesimpulan
Xperia Active adalah ponsel yang sangat cocok bagi orang sporty, tidak hanya desainya yang mendukung, tapi aplikasinya juga mendukung. Xperia Active cocok digunakan untuk multimedia karena beberapa fitur dan specs nya mendukung. Kekurangan dari Xpera Active adalah desainnya yang mungil terkadang membuat beberapa orang mengalami kesulitan dalam pengetikan. Sebenarnya, Specs Xperia Active tidak jauh berbeda dari Xperia Mini. yang berbeda adalah fitur kamera (unggul Xperia Mini) dan tahan air. Semoga saja harga Xperia Active tidak jauh beda dengan Xperia Mini.
NB : Sony merekomendasikan Xperia Active hanya tahan di dalam air sedalam 1M selama 30 menit
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai Xperia Active dapat dilihat disini
Setelah Sony Ericsson mengeluarkan produk High-end seperti Xperia Arc dan Xperia Play, kini Sony telah memasarkan produk teranyarnya. Produk itu tergolong kalangan Mid-end. Produk itu tidak lain adalah Xperia Mini dan Xperia Mini Pro. Namun, kali ini Android Hut akan membahas tentang Xperia Mini terlebih dahulu. Xperia Mini merupakan successor dari Xperia X10 Mini. Langsung saja berikut ini adalah preview dari Sony Ericsson Xperia Mini.
Desain Body
Kali ini Sony membuat desain body yang baru, tidak seperti seri Xperia sebelumnya. Hal ini terkesan lebih inovatif. Dengan tombol back disebelah kiri, Home dengan bentuk setengah lingkaran di tengah, dan tombol opsi di sebelah kanan.
Ponsel layar sentuh ini memiliki ukuran 88.0 × 52.0 × 16.0 mm / 3.5 × 2.0 × 0.6 inci dan berbobot 99.0 gr. Dengan layar beresolusi 320x480 pixels (HVGA), 3 inch. Layar sentuh ponsel ini bertipe LED-Backlit LCD yang dapat menampilkan 16 juta warna.
Untuk masalah casing, Sony hanya menyediakan 4 warna yaitu ; Hitam, Putih, Biru dan Pink Gelap.
Tampilan
Xperia Mini memiliki layar beresolusi 320x480 pixels (HVGA), 3 inch. Layar sentuh ponsel ini bertipe LED-backlit LCD yang dapat menampilkan lebih dari 16 juta warna. Xperia Mini juga menggunakan teknologi yang digunakan Xperia Arc yaitu teknologi Bravia Engine, jadi tampilan layarnya jangan diragukan.
Xperia Mini memiliki tampilan UI khas dari Xperia, yaitu dengan 4 shortcut di sudut layar untuk menuju ke aplikasi favorit.
Performa
Mengenai performa, ponsel ini dibekali dengan processor Scorpion 1GHz, Adreno 205 GPU, Qualcomm MSM8255 Snapdragon. Tidak hanya itu saja, ponsel ini juga dibekali memori RAM sebesar 512 MB. Memori internal Xperia Mini dapat menampung hingga 400 MB, dan bonus memori eksternal sebesar 2 GB (MicroSD) . Xperia Mini support MicroSD hingga 32 GB layaknya ponsel android lainnya. Jadi, performa ponsel ini dapat dibilang sangat bagus untuk kalangan Mid-end.
Xperia Mini dapat hidup hingga 340 jam dalam keadaan standby. Seperti yang dikutip di situs resmi Sony, Xperia mini dapat memutar music hingga 29 jam.
Fitur/OS
Sony kali ini menggunakan Android 2.3 Gingerbread ke Xperia Mini dilengkapi dengan Xperia UI dan beberapa fitur unggulan Sony. Fitur-fitur unggulan Sony itu seperti Timescape,PlayNow, dan TrackID. Tidak hanya itu saja, Sony juga akan memasang beberapa aplikasi bawaan seperti Facebook, Google Talk, Google Maps, dll.
Xperia Mini juga support Multi-Touch tidak seperti pendahulunya (X10 Mini), Jadi ponsel yang mini ini siap untuk memainkan game HD.
Multimedia
Dalam sesi ini, saya akan membahas mengenai 2 hal pokok yaitu Music dan Kamera. Yang pertama music. Xperia Mini dilengkapi dengan Music Player bawaan Sony dan dilengkapi dengan xLoud. xLoud adalah teknologi garapan Sony yang berfungsi untuk memaksimalkan suara dengan menyaring suara (Filter Audio Engine). Music Player bawaan Sony hanya dapat membaca file .mp3 dan .aac
Untuk Kamera, Sony telah menyisipkan sebuah kamera sebesar 5 MP (kamera utama) yang dilengkapi dengan LED-Flash. Kamera ini dapat merekam video 720p HD, sesuai slogannya “World’s Smallest Android Powerd HD Video Smartphone” . Namun, kali ini Sony tidak menerapkan teknologi Exmor R ke Xperia Mini layaknya Xperia Arc. Sony juga menerapkan beberapa fitur ke dalam kamera Xperia Mini. Fitur-fitur itu adalah ; Geo-tagging, Send to web, Video Light, Smile Detection, Auto-focus, Face detection, Image Stabiliser & Touch Focus.
Harga
Harga Xperia Mini dibanderol sebesar 2,1 hingga 2,2 juta rupiah.
Sony Ericsson tampaknya sudah kewalahan dalam menjaga kerahasiaan ponsel "Dewa" yang sedang mereka kembangkan. Akhir-akhir ini Sony kembali kecolongan informasi mengenai Xperia Duo. Berikut ini beberapa bocoran mengenai Xperia Duo.
Menurut sumber, Sony Ericsson Xperia Duo mungkin akan menggunakan chipset NovaThor A9500, yang menggabungkan Cortex A9 core dengan Mali-400 GPU. Pada dasarnya chipset itu sama dengan chipset milik Samsung Galaxy S II. Namun, milik Xperia Duo lebih hebat daripada milik Galaxy S II. Diperkirakan, CPU Clock Xperia Duo mampu mencapai 1,4 GHz.
Menurut sumber lain, Xperia Duo akan menggunakanQualcomm MSM8260 Snapdragon chipset, chipset yang digunakan pada HTC Sensation.
Dari berbagai sumber diatas, dapat disimpulkan bahwa Xperia Duo akan menggunakan chipset yang dapat dikatakan "versi overclock" dari salah satu dari dua chipset yang terbaik di dunia saat ini.
Lantas, apakah hal ini saja yang menjadi kelebihan Xperia Duo? Tentu saja tidak! Xperia Duo akan menggunakan sistem operasi Android Gingerbread yang terbaru. Layar QHD 4.5" tampak mengesankan, apalagi dilengkapi dengan teknologi Bravia Mobile. Rumornya, Xperia Duo juga akan dilengkapi dengan kamera 12 MP dan baterai yang dapat menampung daya hingga 2500 mAh.
Namun, mengenai kapan rilis dan harganya, masih belum ada kepastian. Semoga saja Sony segera mempublikasikan ponsel hebat ini.
Untuk info lebih lanjut mengenai Xperia Duo, ikuti terus di Android Hut. Jangan lupa follow Android Hut di Facebook.
Setelah Sony Ericsson merilis Ponsel Android Pertama, W8. Sony akan mempersiapkan senjata baru yaitu Walkman W18i yang sebelumnya telah bocor. Ponsel ini masih menggunakan nama kode pabrikan karena Sony Ericsson belum secara resmi mengumumkan kepada publik. Tampaknya Sony Ericsson tidak lama lagi akan mengumumkan ponsel ini secara resmi mengingat ponsel W8 masih menggunakan Androd 2.1 sebagai OS. Menurut rumor yang beredar ponsel ini diperkirakan rilis pada Q3 2011.
Bentuk ponsel ini hampir mirip dengan seri Xperia terbaru yaitu Xperia mini, namun ponsel ini sedikit diunggulkan jika dilihat dari audionya karena ponsel ini memang dirancang khusus untuk pecinta musik sehingga kaula muda cocok menggunakan ponsel ini.
Ponsel ini memiliki memory internal sebesar 150 MB dan mendukung SD Card hingga 32 GB. Di dalam ponsel tersemat kamera 3MP dan dapat merekam video kualitas 480p. Ponsel ini juga memiliki kamera depan yang support video call. Untuk performa, ponsel ini mengguanakan prosessor Marvell PXA920 dengan clock speed 806 MHz. Operating System pada ponse ini tidak seperti ponsel Android lainnya karena ponsel ini menggunakan OS OMS yang diperkirakan pengembangan dari OS Froyo. Ponsel ini diperuntukkan untuk negara-negara Asia, terutama Asia Timur dan Asia Tenggara.
Data transfer speeds GSM GPRS (Class 10 CS4) Up to 80 kbps (download). Up to 20 kbps (upload), GSM EDGE (Class 10 MCS9) Up to 237 kbps (download). Up to 237 kbps (upload), TD-SCDMA HSPA (upload) 2.2 Mbps, TD-SCDMA HSPA (download) 2.8 Mbps
Battery 1200 mAh
Untuk tanggal rilis dan harga ponsel ini masih belum jelas karena Sony Ericsson masih belum mengkonfirmasinya.
Sony Ericsson kelihatannya mulai mengembangkan lagi ponsel berlabel Walkman. Setelah beredar kabar mengenai ponsel W8, Walkman pertama yang menggunakan OS Android yang kini siap diluncurkan ke pasaran. Kini telah beredar lagi rumor ponsel Walkman dengan OS Android. Ponsel itu adalah WT18i. Kaula muda menjadi mangsa dari ponsel ini.
Ponsel ini memiliki ukuran layar 3" inch seperti pendahulunya, W8. Namun rumornya ponsel ini telah menggunakan OS Froyo. Ponsel ini juga memiliki kamera 3.2 MP dan perekam video 420p. Ponsel ini memiliki desain seperti Xperia mini.
Untuk saat ini belum ada informasi mengenai kapan rilisnya dan harganya. Untuk mengetahui perkembangan ponsel ini, tunggu info lebih lanjut di Android Hut.
Seorang pria bernama Thor E. Bachmann berhasil mengabadikan peristiwa meletusnya Gunung Grimsvotn di Islandia. Dia merekam peristiwa itu dengan ponsel Sony Xperia Arc miliknya. Di merekam dengan resolusi HD 720 p dengan jarak 1 KM dari Gunung itu. Pada jarak sedekat itu Thor tidak dapat jaminan keamanan. Thor beberapa kali terkena cipratan debu dan bebatuan dari gunung. Ponselnya pun sempat terjatuh dan meluncur di atas debu asap Gunung Grimsvotn. Butuh sekitar setengah menit untuk mengambilnya kembali. Langsung saja lihat video Thor dibawah ini. Jika ingin mendapatkan kualitas lebih aktifkan mode HD fullscreen.
Sony Ericsson mulai menunjukkan keseriusannya untuk terjun secara total dalam dunia Android. Setelah sebelumnya di ragukan karena terlambat memberikan update pada jajaran Xperia-nya tahun lalu, kini Xperia Arc tampaknya akan menjadi ponsel pertama diluar keluarga Nexus Google yang mendapat update Gingerbread 2.3.4 mulai minggu depan.
Apa saja yang diberikan Sony Ericsson pada update teranyar ini ? Selain peningkatan performa dan lainnya, pada update ini akan diberikan fitur yang dinamai "Facebook Inside Xperia". Fitur ini akan semakin dalam mengintegrasikan kemampuan Facebook di dalam sistem ponsel termasuk kalender, kontak, dan musik. Dengan integrasi ini, pengguna Xperia akan memiliki fitur untuk me-like musik yang mereka dengarkan dari pemutar musik dan akan ter-post secara otomatis di wall Facebook mereka.
Update ini nantinya akan diberikan kepada semua seri Xperia yang dirilis tahun ini termasuk Xperia Mini dan Mini Pro. Belum dipastikan apakah Xperia X10 yang dijanjikan Gingerbread tahun ini juga akan kedapatan fitur ini.
Sony Ericsson telah mendapatkan tempat di kasta android. Sony Ericsson memiliki ponsel unggulan. Ponsel itu adalah keluarga Xperia. Akhir-akhir ini Sony terus mengembangkan ponsel Android terutama dengan brand Xperia. Sehingga generasi ponsel kamera-sentris Sony Ericsson yang bernama Cyber-shot mulai dikesampingkan. Banyak orang yang berpendapat bahwa Sony sebaiknya tidak mengeluarkan ponsel Xperia melulu. Tetapi kekecewaan itu mulai redup setelah beredarnya kabar mengenai ponsel Cyber-shot dengan sistem kesayangan kita, Android.
Munculnya gambar tidak jelas ini memicu berbagai spekulasi. Spekulasi itu diantara lain adalah ponsel ini belum tentu menggunakan Android sebagai operating sistemnya. Tetapi terdapat bukti bahwa ponsel ini akan menggunakan OS Android. Bukti itu adalah 3 tombol home, menu, dan back. Tombol itu sama seperti ponsel Xperia terbaru. Tapi ini hanyalah spekulasi yang belum tentu kebenarannya. Tetapi hanya ada satu kepastian yaitu Sony akan merilis ponsel Cyber-shot touchscreen.
Kini anggota dari keluarga Xperia akan bertambah seiring dengan akan dirilisnya ponsel Xperia terbaru yaitu Xperia Mini Dan Xperia Mini Pro. Namun jika dilihat sekilas penamaan ponsel Xperia Mini mirip dengan X10 mini sedangkan Xperia mini pro mirip dengan X10 mini. Tidak hanya dengan namanya saja, bentuknya pun hamper mirip. Mungkinkah Sony Ericsson membuat Xperia Mini dan Xperia mini pro sebagai penerus dari X10 mini dan X10 mini pro?
Xperia Mini
Sony Ericsson telah mengklaim bahwa ponsel ini adalah ponsel terkecil dengan perekam video HD. Ponsel ini juga menggunakan teknologi layar dari Sony yaitu Reality Display dengan BRAVIA Engine yang konon katanya tampilannya seperti TV BRAVIA. Ponsel ini menggunakan sistem android v2.3 (Gingerbread).
Ponsel ini memiliki dimensi layar 88 x 52 x 16 mm. Meskipun begitu ponsel ini dibekali dengan processor 1GHz Scorpion, Adreno 205 GPU, 512 RAM dan memori internal 320 MB. Dilihat dari spesifikasinya ponsel ini boleh disebut sebagai ponsel android yang mini tapi maksi.
Fitur terbaru dari Sony Ericsson telah terpasang pada ponsel ini. Fitur itu adalah Facebook Inside Xperia. Dalam fitur ini pengguna akan disuguhkan dengan integrasi koneksi untuk memberikan kepada facebook secara langsung seperti galeri, foto, music player, kontak, dan calendar. Fitur ini jelas dapat memudahkan pengguna dalam ber-facebook ria.
Xperia Mini Pro
Ponsel baru yang lainnya adalah Xperia Mini Pro. Ponsel ini juga dilengkapi dengan Fitur terbaru Sony yaitu Facebook inside Xperia. Ponsel ini mayoritas sama dengan Xperia Mini tetapi terdapat satu perbedaan yang jelas yaitu Xperia Mii Pro memiliki QWERTY Keyboard untuk memudahkan pengguna dalam pengetikan.
Untuk hardware ponsel ini sama dengan Xperia Mini. processor 1GHz Scorpion, Adreno 205 GPU, 512 RAM dan memori internal 320 MB. Ponsel ini juga dapat merekam video HD dari kamera 5 MP. Gingerbread juga telah tersemat di ponsel ini.
Ponsel ini dilengkapi dengan aplikasi khusus. Aplikasi itu adalah Office Suite. Dengan menggunakan Office Suite pengguna memungkinkan untuk membuat file .docx dan .xlsx . Tidak hanya itu ponsel ini juga akan dilengkapi dengan antivirus MCAfee sehingga ponsel lebih aman dari gangguan virus.
Harga dari kedua ponsel diatas masih belum diumumkan oleh Sony Ericsson. Pengumuman harga resmi biasanya diumumkan sebelum launching di Q3 2011 nanti. Jadi kita tunggu saja.
Sony Ericsson telah mengumumkan ponsel pertama walkman yang menggunakan sistem Android, dialah W8. Jika dilihat sekilas Handphone ini mirip dengan Xperia X8. Bedanya W8 dengan X8 adalah warna W8 lebih warna-warni dan tentu saja logonya kalau W8 dengan Walkman sementara X8 dengan Xperia.
Spesifikasi dari W8 mirip sekali dengan Xperia X8 yaitu 600Mhz processor with 168 RAM, 3.2 MP Camera, Layar 3 inch dengan resolusi 320 x 480. Sayangnya W8 juga keluar dengan OS versi 2.1 (Éclair)seperti saudaranya itu. Padahal ponsel lain telah memakai Froyo bahkan juga ada yang Gingerbread.
Sony Ericsson W8 ini akan tersedia di Hongkong, China, India, Indonesia, Malaysia, Singapore, Filipina, Taiwan, Thailand, dan Vietnam. Ponsel ini direncanakan akan rilis pada Q2 2011 dengan pilihan warna Azure Blue, Metallic Red, and Iconic Orange. Soal Harga W8 diperkirakan sekitar 1,5 juta rupiah.
Setelah Xperia X10 bisa dibilang cukup mengecewakan. Sony membuat produk baru di kalangan high-end. Produk itu diperkenalkan secara resmi di CES 2011. Produk itu adalah Xperia Arc(X12/Anzu)
Tampaknya Sony Ericsson telah belajar dari pengalaman atas kesalahan pada Xperia X10. Xperia Arc mengandalakan desain, hardware dan tentu saja OS Android terhangat yaitu Roti Jahe alias Gingerbread. Ponsel ini memiliki desain unuik dan bisa dikatakan sebagai ponsel ter-ramping sedunia. Apakah Xperia Arc mampu mengganti kesalahan pada Xperia X10 ? Baca preview kami untuk mengetahuinya . . .
Desain
Dari segi penampilan Xperia Arc pantas diacungi jempol.Ponsel ini memiliki ketebalan 10 mm dibagian tertebalnya(ujung) dan 8,7 mm di bagian tertipisnya (tengah). Lekukan bodi pada Xperia Arc yang eye catching itu terlihat seksi. Desain yang seksi itu menjadi unggulan dari Xperia Arc. Tidak hanya itu Xperia Arc diklaim dapat memberikan kenyamanan bagi pengguna.
Layar
Xperia Arc memiliki resolusi layar 480 x 854 pixels, 4.2 inches dengan menggunakan teknologi capacitive touchscreen yang mensupport multi-touch. Xperia Arc juga menggunakan teknologi terbaru Sony Ericsson yaitu teknologi Bravia Engine. Ponsel ini mendukung hingga 16M warna.
System
Xperia Arc Mendukung Android Gingerbread 2.3.2. System ini adalah sistem terbaru dan hanya beberapa ponsel saja yang menggunakannya. Gingerbread memiliki manajemen daya yang bagus. Ponsel ini juga disematkan aplikasi khas Sony Ericsson yaitu TimeScape dan Track ID.
Hardware
Xperia Arc didukung dengan 8 MP kamera dengan teknologi Exmor R. Fitur ini diklaim meningkatkan sensitivitas kamera saat digunakan di area minim cahaya. Fitur-fitur kamera dalam ponsel ini adalah Touch focus, image stabilization, geo-tagging, face and smile detection. Untuk video memiliki fitur continuous autofocus, video light.
Sayangnya Xperia Arc tidak disematkan kamera kedua.
Untuk daya Xperia Arc dibekali baterai 1500 mAh. Jika digunakan biasa-biasa saja XPeria Arc dapat bertahan seharian. Namun jika pengguna menggunakannya secara maksimal maka daya akan cepat habis.
Kamera : 8 megapixel auto-focus camera with LED flash, face detection and touch focus; 720p video recording at 30fps
Jaringan : Wi-Fi b/g/n, Bluetooth 2.1 with A2DP, standard microUSB port, GPS receiver with A-GPS, 3.5mm audio jack, microHDMI port
Lainnya : Sony Ericsson Timescape UI, built-in accelerometer, proximity sensor, Sony Mobile Bravia engine, multi-touch input, scratch-resistant surface
Zaman sekarang ini orang-orang mulai berfikir untuk memainkan sesuatu jika nganggur. Apa saja yang ingin dimainkan? Mulai dari konsol game, pc, konsol portable hingga handphone. Dengan pemikiran yang seperti itu, maka dibuatlah handphone dengan beberapa game. Namun seiring berkembangnya teknologi. Handphone kini menjadi piranti yang canggih. Lalu muncullah smartphone-smartphone yang menyuguhkan game-game yang menarik. Lalu dibuatlah Xperia Play.
Xperia Play didesain khusus untuk gaming. Xperia Play mengadopsi tombol PSP. Xperia Play disertai lisensi dari Playstation. Xperia Play dibuat berdasarkan konsep gabungan handphone dengan PSP. Xperia Play disebut-sebut sebagai smartphone-nya PSP Go. Atau mungkinkah Xperia Play adalah bentuk realisasi dari PSP Go yang dihentikan pembuatannya. Sanggupkan handphone 4 inch ini menggantikan PSP Go? Lihatlah tawaran dari Xperia Play.
Key features
Side-slider with dedicated gaming controls
Quad-band GSM /GPRS/EDGE support
3G with HSDPA and HSUPA
4.0" 16M-color capacitive LED-backlit LCD touchscreen of FWVGA resolution (480 x 854 pixels)